Tuesday, March 27, 2018

SISTEM DAN POLA DALAM PERMAINAN BOLA MINI ( STRATEGI LAP. MINI BY. NARDI DAHUR)


SISTEM DAN POLA DALAM PERMAINAN BOLA MINI
 ( STRATEGI LAP. MINI BY. NARDI DAHUR)
1.strategi : 2-1-3-BERTAHAN   

 











STRATEGI : 1-2-3-Menyerang bertahan


 








                                                          
Strategi : 2-1-2-1- Bertahan

 












Strategi : 1-1-4 -bertahan            












Catatan :
1.Setiap pemain wajib menjaga dan mempertahankan area masing-masing.
2.setiap pemain wajib tahu dan mengerti taktik dan strategi yang dipakai.
3.formasi pertandingan adalah kekuatan yang dipakai untuk menjaga stabilitas dan
   eksistensi dari permainan bola.
4. permainan bola kaki mini berbeda dengan permainan bola dewasa, permainan bola kaki
    mini dimodifikasi dari permainan bola kaki dewasa,tapi ada beberapa peraturan yang
    yang dibuat dan disesuaikan dengan anak-anak.

taktik dan strategi pada permainan bola kaki mini


Taktik dan Strategi

Ciri-ciri penggunaan taktik yaitu:
a).Mengembangkan daya nalar, kreatif, dan mengambil keputusan yang tepat.
b) .Menganalisis kesiapan fisik, teknik dan mental agar lawan melakukan apa yang dikehendaki.
c).Mencari kemenangan secar aefektif dan efisien.
d).Memantapkan mental juara.
e).Mengendalikan emosi.
f).Mencegah cidera.
g).Mengantisipasi kekuatan dan kelemahan lawan.
Jenis Taktik dalam Bermain Sepakbola
a)      Taktik individu
Taktik individu diterapkan oleh individu atau pemain dalam menghadapi situasi dalam permaianan seperti:
  • Mengambil inisiatif kapan bola harus ditendang, dikontrol, dilindungi, diumpan, digiring, dan dikeluarkan dari lapangan permainan.
  • Mengambil inisiatif kemana bola akan diumpan pada saat dilakukan tendangan gawang, tendangan sudut, tendangan langsung/tidak langsung, dan lemparan ke dalam.

b).Taktik Unit
Taktik unit diterapkan oleh tiap unit permainan (belakang, tengah, depan) dalam menghadapi situasi-situasi dalam permainan seperti:
  • Mengambil inisiatif dalam mengambil tendangan penjuru.
  • Mengambil inisiatif untuk menjebak off side.
  • Mengambil inisiatif untuk melakukan tipuan pada waktu dilakukannya tendangan bebas.
c).Taktik Beregu
Taktik beregu diterapkan oleh regu/tim dalam menghadapi situasi- situasi dalam permainan seperti:
  • Mengambil inisiatif untuk memancing lawan supaya memperlambat/mempercepat tempo permainan.
  • Mengambil inisiatif untuk memancing lawan supaya naik/tidak menarik mundur di daerah pertahanan.
  • Mengambil inisiatif untuk mengubah pola permainan pada saat unggul atau tertinggal.


Taktik dapalam aplikasinya, secara garis besar dapat dikelompokkan sebagai berikut):

a).Taktik Penyerangan.
Taktik penyerangan diartikan sebagai suatu siasat yang dijalankan oleh perorongan, kelompok,maupun tim terhadap lawan dengan tujuan memimpin dan mematahkan pertahanan dalam rangka memenangkan pertandingan secara sportif.Taktik penyerangan dapat dibedakan menjadi:
  • Taktik mencari tempat kosong diantara pemain lawan.
  • Taktik melakukan gerakan tersusun, baik yang membawa bola maupun tidak (memanfaatkan lebar lapangan).
  • Taktik bermain ketat (jeli melihat peluang).

b)Taktik Pertahanan.
Taktik pertahanan diartikan sebagai suatu siasat yang dijalankan oleh perorangan,kelompok, maupun tim terhadap lawan dengan tujuan menahan serangan lawan agar tidak mengalami kekalahan atau kelelahan dalam pertandingan.Taktik pertahanan dapat dibedakan menjadi:
  • Man to man defence, setiap pemain membayangi satu lawan (satu lawan satu).
  • Zone defence, setiap pemain bertanggung jawab atas daerah pertahanannya.
  • Kombinasi, yaitu taktik man to man defence dan zone defence.
c)Taktik Perorangan
Taktik perorangan diartikan sebagai siasat yang dilakukan oleh seorang pemain dalam menggunakan kemampuan fisik, teknik, dan mental yang dilakukan dengan proses yang cepat untuk menghadapi masalah yang terjadi dalam suatu pertandingan.
 
d).Grup Taktik
Grup taktik diartikan suatu siasat yang dijalankan dua orang pemain atau lebih dalam melakukan pertahanan dan penyerangan untukmencari kemenangan secara sportif pada suatu pertandinagan.
 
e).Kolektif Taktik
Kolektif taktik diartikan suatu siasat yangdijalankan oleh suatu regu dalam menjalin kerjasama untuk mencari kemenangan dalam suatu pertandinagan.





Perbedaan taktik dan strategi bisa dilihat seperti pada tabel berikut.
Tabel1.Perbedaan Taktik dan Strategi
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAOqDxt2PpBvVM8h89zyg_2lvZ-ocbE86TaxkOWZsKNByOy-whOo1P2MXMeo-4rGjN-L6lhu-yyheZ8ENZTN4ycTu8912DdXEpZ3UPkoJUxTx2wooUGiWONZKO7d8vP2tEN3NUtvVzwQ0/s1600/Perbedaan+Taktik+dan+Strategi.png


ciri-ciri menggunakan strategi sebagai berikut:
  1. Siasat disusun sebelum pertandingan dimulai
  2. Penyusunan siasat didasari kondisi, tempat serta sistem yang dipakai
  3. Mengutamakan pada hasil observasi kekuatan lawan
  4. Lebih pada latian otomatisasi, pola, tipe menyerang dan pertahanan individu, kelompok atau tim.
  5. Keberadaan pelatih lebih berperan dari pada atlet.

 
Strategi Penyerangan
a).Gerakan Tanpa Bola
              Gerakan pemain tanpa bola, sebenarnya amat penting dan menentukan dalam suatu serangan.Dengan gerakannya pemain tanpa bola dapat menciptakan berbagai keadaan yang menguntungkan bagi timnya.Permainan sepakbola modern sekarang ini dimainkan dengan carabermain dengan rajin bergerak.Gerakan pemain tanpa bola mempunyai beberapa tujuan, salah satunya adalah berlari ke tempat kosong.Dengan berlari ke tempat kosong ini berarti pemain tersebut melepaskan diri dari kawalan lawan. Ada beberapa keuntungan dari berlari ke tempat kosong, yaitu:
  • Memberi kesempatan bagi teman untuk mengoper bola.
  • Pemain tersebut dapat menerima operan dengan lebih mudah tanpa gangguan.
  • Pemain lawan ditarik dari daerah tertentu sehingga teman dapat mengisi tempat tersebut untuk menerima operan.
  • Mengacaukan pertahanan lawan.

  b).Gerakan dengan Bola
          Dalam sepakbola modern, dimana pertahanan semakin kuat maka penjagaan lawan terhadap penyerang semakin ketat sehingga menyulitkan penyerang dalam menembus pertahanan lawan hanya dengan menggiring bola sendirian. Ini sangat dibutuhkan dukungan dari pemain lain tanpa bola terhadap pemain yang menguasai bola.
 
c).Wall pass atau Operan Satu Dua
Strategi wall pass ini melibatkan dua orang pemain, akan tetapi strategi ini sangat berbahaya apabila dilakukan dengan sangat cepat. Wallpass sangat efektif digunakan apabila pertahanan lawan sangat ketat karena tidak memungkinkan pemain untuk berlamalama dengan bola.
 
d).Lemparan kedalam
 Lemparan ke dalam merupakan salah satu strategi yang potensial dalam penyerangan.Lemparan ke dalam biasanya dilakukan pada daerah pertahanan lawan, lemparan tersebut bertujuan untuk membuat kemelut di daerah penalty yang tentunya sangat berbahaya bagi pertahanan lawan.

e).Tendangan Penjuru dan Tendangan Bebas
Tendangan penjuru dan tendangan bebas merupakan momen penting atau menguntungkan dalam penyerangan.Biasanya kedua tendangan tersebut dilatihkan secara khusus pada pemainpemain yang mempunyai kelebihan dalam tendangan bebas dan tendangan penjuru.
 
Strategi pertahanan
Setiap tim yang mendapat serangan lawan akan melakukan pertahanan yang dimulai dimana bola dikuasai oleh lawan. Pertahanan dilakukan secara individual, unit ataupun tim secara keseluruhan.

Secara garis besar strategi pertahanan dalam permainan sepakbola terbagi dalam beberapa macam, yaitu:
  1. Penjagaan satu lawan satu (man to manmarking)
  2. Penjagaan daerah (zone marking)
  3. Penjagaan gabungan (union marking)
  4. Strategi pertahanan menurut sistem permainan, yaitu:
    • Sistem tiga pemain belakang
    • Sistem empat pemain belakang
    • Sistem pertahanan dengan libero



peraturan umum dan tatib permainan bola kaki mini SD (sekolah Dasar)


Peraturan Umum
           
Dasar Peraturan pada turnamen ini berpedoman pada :
1.    Pedoman Dasar PSSI
2.    Keputusan Pengurus PSSI Kep/60/XII/2003 tentang peraturan pertandingan umum PSSI

Peraturan Permainan Sepak Bola Mini
     Peraturan permainan sepak bola mini sama dengan peraturan sepak bola biasa. Biasanya dilakukan sedikit perubahan untuk menyesuaikan dengan umur anak. Misalnya dalam permainan sepak bola mini biasanya tidak menggunakan offside. Beberapa peraturan sepak bola mini antara lain sebagai berikut :
  • Lama bertanding : 2 x 20 menit dengan waktu istrahat 10 menit.
  • Bola yang digunakan ukuran No 4 (empat).
  • Pemain Sepak Bola Mini (7 pemain inti dan 3 cadangan).
  • Pergantian pemain bebas (tidak ditentukan jumlahnya).
  • Jumlah pemain dalam permainan adalah 7 lawan 7.
  • Jika terjadi draw biasanya langsung diadakan tendangan pinalti (tidak menggunakan perpanjangan waktu)
  • Penggunaan kartu merah dan kartu kuning tidak diberlakukan, jika ada pemain yang melanggar hanya diberi peringatan saja.
  • Offside tidak diberlakukan.
Peralatan Permainan Sepak Bola Mini
       Permainan sepak bola mini menggunakan beberapa peralatan sebagai berikut :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5c-nyGfcgWlzNwwfTNSZcbWRZJLC3vxkjr1fX1KJWJ4luFXyPYNNuEacy7LszZwZB4N5Q0hDesp7XroR5spFvKTJLCLmOIrjH4V8BRT9C8GrHlIktDwxVcX6pV_LBhvxIkFFMa2ii4qw/s1600/lapangan_sepak_bola.jpg

Lapangan :
Ukuran lapangan : 60 m x 40 m.
Tinggi gawang : 2 meter
 lebar gawang : 5 meter,
 Jarak tendangan pinalti : 9 meter
 Daerah pinalti : 12 meter x 13 meter.
 Lama bertanding : 2 x 20 menit.
 Bola yang digunakan ukuran no 4 (empat).
 Pemain Sepak Bola Mini (7 pemain inti dan 3 cadangan).
 Jumlah pemain dalam permainan adalah 7 lawan 7.

Hal Teknis dalam Pertandingan
1.   Dalam pertandingan tidak mengenal sistem offside
2.   Tendangan sudut dan pinalti dilakukan sama seperti permainan dewasa
3.   Tendangan bebas tak lansung, dilakukan apabila :
- Penjaga gawang menerima dengan tangan bola yang sengaja diberikan oleh teman se-team
- Sepatu terlepas dari kaki pemain
4.   Melakukan tendangan bebas apabila pemain memegang bola setelah wasit membunyikan
       pluit, apabila penendang memegang bola setelah pluit dibunyikan dilakukan diluar garis 13
      meter
5.  Apabila terjadi pelanggaran saat eksekusi tendangan bebas tak lansung maka pemain
      bersangkutan diberikan peringatan dan tendagan diulangi; namun apabila terjadi secara
     berurut dua kali maka dilakukan tendangan penalti.
6.   Wasit utama yang memimpin pertandingan tidak berasal dari kedua team yang sedang
      bertanding; sedangkan wasit garis diambil dari kedua gugus yang bertanding
7.   Wasit garis membantu wasit utama dalam memimpin pertandingan
8.   Wasit utama sewaktu-waktu dapat meminta pertimbangan dari kedua wasit garis dalam
      mengambil keputusan dalam pertandingan
9.   Keputusan wasit sah dan tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun
10.  Apabila wasit keliru maka kembali ke poin 9

Penggunaan Kartu dan Sanksi
1.   Pemain yang medapat kartu merah dilarang main selama 3 menit, setelah itu boleh masuk  
kembali
2.   Sanksi-sanksi terhadap pelanggaran :
Tendangan bebas langsung dialkukan apabila pemain :
-Mencoba menendang lawan
-  Melompat ke arah lawan
-  Menabrak/mendorong lawan
-  Memukul/menyikut lawan
-  Mentackel lawan sebelum menyentuh bola
-  Meludahi lawan/menahan atau meraik kostum lawan


ANATOMI TUBUH (BONE)







































MODUL AJAR PJOK SD FASE B KELAS IV MATERI 1.5

  MODUL AJAR PJOK SD FASE B KELAS IV   Penyusun : Jenjang Sekolah : SD K KA REDONG Kelas : IV Materi : 1.5 A...